Deskripsi
Apa yang membentuk perkembangan seseorang: potensi bawaan, pengalaman, atau perpaduan keduanya? Pertanyaan tersebut menjadi titik berangkat buku ini dalam menelaah tiga teori klasik pendidikan, yaitu nativisme, empirisme, dan konvergensi.
Pembahasan mencakup latar filosofis, sejarah perkembangan pemikiran, serta penerapan ketiga teori dalam literasi membaca, pendidikan jasmani, dan pembelajaran sains. Buku ini juga mengulas peran guru, asesmen yang adil, serta komunikasi dengan orang tua untuk mendukung perkembangan peserta didik.
Perspektif neurosains memperkaya pembahasan tentang hubungan antara bakat, lingkungan, dan otak yang belajar. Kritik terhadap setiap teori, solusi praktis, serta kisah dan refleksi pendidikan mengajak pembaca menghubungkan gagasan klasik dengan tantangan pembelajaran masa kini.
Buku ini sesuai bagi mahasiswa, dosen, guru, orang tua, dan pemerhati pendidikan yang ingin memahami perkembangan peserta didik secara lebih utuh.






Ulasan
Belum ada ulasan.